Selamat pagi, apa kabar kawan-kawan semua, Cukup lama tidak ada yang saya tulis disini, kali ini yang ingin saya tulis disini adalah pentingnya sebuah Bahasa didalam berinteraksi dengan orang lain, baik bagi yang menulis maupun yang membaca.
Sering kali bahasa itu menjadi "border" atas suatu pemahaman, padahal bahasa itu diciptaan untuk media komunikasi paling mendasar yang bisa menembus lintas intelektual. Bahkan saya pribadi dengan orang tersayang (baca: gebetan) tidak jarang bertengkar gara-gara salah mengartikan sebuah text / chat.
Mumpung sedang hangat, kalau istilah dalam komunitas Jepang itu di "drama" kan *ceileh sebuah opini dari Mr. Y yang mungkin menyinggung beberapa warga / pemimpin komunitas Jepang Tertentu, yuk mari dibaca sedikit analisa saya, kalau misal ada baiknya silahkan dipakai, tetapi apabila dianggap tidak ada benarnya dan mengganggu, saya menganjurkan untuk mengabaikan tulisan saya ini, kecuali anda adalah bagian dari pencipta drama itu sendiri :D
Semua itu berawal dari status facebook Mr. Y yang seperti dibawah ini.
Merupakan hak azasi setiap manusia, dan dilindungi oleh banyak sekali peraturan perundang-undangan kita di Indonesia, kebebasan untuk menyampaikan pendapat, dan dari tulisan diatas sudah jelas bahwa Mr. Y sendiri menyatakan "menurut saya" dan dari situ dapat kita simpulkan bahwa itu adalah sebuah pendapat, ya bahasa dramanya mungkin "curhat".
Apakah pendapat Mr. Y ini senganja menyalahi kepentingan orang lain? menurut saya pribadi tidak, karena dia menuliskan itu semua di "rumah" nya sendiri, alias wall facebook dia sendiri. Yang mana apabila kita tidak suka dengan tulisan dia, kita juga mepunya "Hak" untuk menyembunyikan (hide), block, unfollow atau bahkan unfriend dia.
Namun fenomena yang terjadi adalah seolah-olah Mr. Y ini melakukan kampanye secara terbuka dan menyebarluaskan statusnya kemana-mana, kenapa bisa saya simpulkan begitu, karena di timeline saya banyak sekali cosplayer yang share / membahas ini dengan opini masing-masing, dan karena kebetulan yang share ini punya opini rata-rata berlawanan dengan Mr. Y akhirnya terjadilah fenomena Mr. Y vs The Others. Dengan berbagai macam alasan, mungkin semua ini cuma salah penggunaan bahasa, salah intepretasi, apabila mau dicari-cari dan di post satu per satu screenshot komentar-komentarnya bisa menjadi satu buku sendiri untuk intepretasi, Namun alangkah mudahnya sebenarnya buat kita untuk menjadi wise dan brave, Kita adalah bangsa yang dewasa dan menghargai perbedaan, bukan justru memperuncing perbedaan itu, yang merasa berkonflik silahkan selesaikan secara baik-baik, melalui pertemuan, mediasi atau kalau dirasa perlu yuk diselesaikan di pengadilan.
Apakah pendapat Mr. Y ini senganja menyalahi kepentingan orang lain? menurut saya pribadi tidak, karena dia menuliskan itu semua di "rumah" nya sendiri, alias wall facebook dia sendiri. Yang mana apabila kita tidak suka dengan tulisan dia, kita juga mepunya "Hak" untuk menyembunyikan (hide), block, unfollow atau bahkan unfriend dia.
Namun fenomena yang terjadi adalah seolah-olah Mr. Y ini melakukan kampanye secara terbuka dan menyebarluaskan statusnya kemana-mana, kenapa bisa saya simpulkan begitu, karena di timeline saya banyak sekali cosplayer yang share / membahas ini dengan opini masing-masing, dan karena kebetulan yang share ini punya opini rata-rata berlawanan dengan Mr. Y akhirnya terjadilah fenomena Mr. Y vs The Others. Dengan berbagai macam alasan, mungkin semua ini cuma salah penggunaan bahasa, salah intepretasi, apabila mau dicari-cari dan di post satu per satu screenshot komentar-komentarnya bisa menjadi satu buku sendiri untuk intepretasi, Namun alangkah mudahnya sebenarnya buat kita untuk menjadi wise dan brave, Kita adalah bangsa yang dewasa dan menghargai perbedaan, bukan justru memperuncing perbedaan itu, yang merasa berkonflik silahkan selesaikan secara baik-baik, melalui pertemuan, mediasi atau kalau dirasa perlu yuk diselesaikan di pengadilan.
- WARNING! -
Sebelum membaca lanjutan tulisan saya ini, apabila anda merasa mual, pusing, emosi, segera minum air terlebih dahulu, biar tenang dan fokus, apabila masih panas, saya sarankan tidak melanjutkan membaca, karena tulisan ini saya tujukan untuk yang suka damai dan sudah dewasa.
Selanjutnya akan saya bedah status Mr. Y ini menjadi 9 (sembilan) point:
Menurut Saya,
- Cosplay Makin kesini makin banyak Org yg jadiin Cosplay sbg jalan hidup.
intepretasi: there's nothing wrong with this one, karena semakin berkembangnya Pop Culture banyak sekali muncul "penghidupan" dari sana. - Dimana2 Ada Lomba Cosplay,
intepretasi: benar, benar sekali ini. - sedikit2 event Di selipin Cosplay udh kyk gak Ada budaya atau hiburan selain Cosplay aja. Padahal msh banyak hiburan yg lain n asik.
intepretasi: Nah ini sebenarnya tergantung dari mana melihatnya, kalau anak K-Pop diberitahu pernyataan itu pasti kagak terima lah, Selain itu fenomena ini baru terjadi di komunitas Jepang saja, yang mana itu bagian dari 82 Juta Pengguna internet di Indonesia.
Mayoritas pengguna internet sebagian adalah yang kecewa dengan media komunikasi lain seperti TV, Koran, Radio dll.
Nah.. benarkah J-Pop ini berkuasa di Indonesia? tunggu dulu, jumlah penduduk Indonesia total ada lebih dari 250 Juta Jiwa, mari kita bulatkan menjadi 250 Juta saja, berarti jumlah pengguna internet kita ada 32,8% nah berarti sisanya tidak menggunakan internet, terus apa kah yang mereka sukai, ya mungkin utaran, ato Serigala Jalanan dll. Dan itu juga belum tentu 32,8% pengguna internet 100% nya suka J-Pop lho.. - Skrg dmn Cosplay hrs dpt komentar bagus Dan gak boleh Jelek,begitu Ada yg komentar jelek Di cap drama, begitu Ada yg berpikiran kritis sedikit soal Cosplay Di cap drama.
intepretasi: Ini juga sangat subyektif, apabila seseorang tidak suka di kritik secara langsung, harus disampaikan bahwa tindakannya tidak menyenangkan, disampaikan dengan baik, dengan tidak menyinggung perasaan, sehingga tidak melukai perasaan orang lain. Namun secara teori tidak ada larangan untuk menanggapi opini orang lain, namun dengan cara tidak langsung, misal dengan membuat tulisan semacam ini, bukan dengan offensif kepada si-pembuat opini. - Ada yg Cosplay yg disesuaikan sama hijab dsb biar gak melanggar norma2 agama Di diskriminasi n Di cap drama.
intepretasi: ini sekali lagi juga sangat subyektif, karena yang mendiskriminasikan cosplay berhijab adalah muncul dari banyak kalangan, baik lingkungan cosplayer, bahkan lingkungan Agamis, kalau saya pribadi itu adalah art yang berakulturasi apabila bisa di blend dengan baik dan selaras.
Terus terang saya tidak suka dengan orang yang membicarakan hijab, karena itu adalah ranah Hablum Minallah, hubungan antara hamba dengan Tuhan-nya, tidak dibenarkan di undang-undang manapun kita menghakimi dan memaksakan keyakinan kita. - Ada yg Cosplay nya kurang Di hina merusak karakter dsb.
intepretasi: merusak karakter ini, kembali lagi subyektif, sama dengan tulisan yang bisa di intepretasi, karakter pun bisa dan didalam dunia seni, ini diperbolehkan, apakah seorang Tim Burton dianggap merusak karakter Alice in Wonderland? padahal sangat berbeda dengan Original-nya. Atau lihatlah sequel Resident Evil, hampir setiap muncul sequel-nya pasti karakternya akan berubah, mengapa dirubah, karena si pembuat game itu ingin merealis kan itu game, dan Live Actionnya pun pasti berubah. - Makin menjadi medan perang aja.
intepretasi: menjadi medan perang saat diatas stage World Cosplay saya rasa it would be great! you stand as a country men, fight to the top! tapi saat kaki-mu menginjak bawah panggung, you're citizen of universe, kalian adalah bagian dari masyarakat, stop fighting! - Berarti kata2 "Cosplay for fun","Cosplay for all" hanya Di jadikan omong kosong belaka yg jelas praktek nya nol besar.
intepretasi: Cosplay for Fun & Cosplay for All, mari dipahami, the freedoom, itu adalah Hak kita sebagai manusia, praktek itu mungkin karena kita berada di suatu tempat yang salah, saat kita mencari sesuatu yang ideal buat kita, tidak akan pernah ada yang namanya ideal, mungkin di statement ini saya memahami disisi penulis ada kekecewaan terhadap apa yang dia alami atau mungkin apa yang dia rasakan, yuk teman-teman yang sudah membaca sampai sini, saya yakin kalian adalah termasuk yang brave, yang kuat, yang survive, mari kita bimbing, kita tunjukan apa itu fun bukan malah kita sudutkan dia dan kick his butt, we're proud to be together kan? - Dan cuma Di jadikan ajang bagi komunitas Cosplay untuk merekrut anggota aja.
intepretasi: there's nothing wrong with that, pengembangan anggota itu saya rasa bukan kewajiban dari komunitas, komunitas itu hanya mewadahi, bagaimana sistem recruitment nya ya mungkin berbeda-beda, ada yang tebang pilih, ada yang seperti bendungan, dll. Ini sebenernya pernyataan positif, cuma dituliskan dengan gaya negatif.
Yah karena ini hari Jumat, hari yang baik menurut saya, karena dekat weekend :p yuk mulai lah dari diri sendiri, belajar mengabaikan apa yang tidak perlu kita peruncing menjadi sebuah konflik, bukankah kemarin banyak yang update kutukan kostum, bukankah kemarin ada yang update mengajak gathering di suatu event, berkarya terus, kamu besar, komunitasmu besar, kotamu besar, sampai negaramu ikut besar.
Ini semua saya tulis karena saya tidak suka melihat konflik apapun, andaikata saya ada kewenangan membuat PBB cabang komunitas Jepang mungkin saya sudah bikin, saya jadi bagian dari keluarga J-Pop yang sangat besar ini sudah dari tahun 2007, dan sekedar info saja saya bukan maniak, otaku, wibu Jepang, saya cuma pecinta seni, yang membuat saya bertahan adalah karena saya punya keluarga disini, dan itu adalah kalian.
Love you guys!
Ini semua saya tulis karena saya tidak suka melihat konflik apapun, andaikata saya ada kewenangan membuat PBB cabang komunitas Jepang mungkin saya sudah bikin, saya jadi bagian dari keluarga J-Pop yang sangat besar ini sudah dari tahun 2007, dan sekedar info saja saya bukan maniak, otaku, wibu Jepang, saya cuma pecinta seni, yang membuat saya bertahan adalah karena saya punya keluarga disini, dan itu adalah kalian.
Love you guys!
