Malam minggu di Alun2 Kota Blitar tepatnya 12 Mei 2018 dipenuhi sama warga yang menikmati suasana riuhnya taman kota. Ramainya hari Sabtu tadi malam ga seperti hari-hari biasanya saat weekday, yang lengang.
Meskipun kalau malam Minggu, sepanjang jalan Merdeka dipenuhi anak muda yang duduk-duduk di pinggir jalan. Entah sejak kapan budaya "nongkrong" ini ada. Biasanya, nongkrong digunakan sebagai sarana para anak muda untuk saling bertemu di akhir pekan atau berkumpul dengan komunitasnya.
Tapi khusus untuk Sabtu malam ini, banyaknya orang yang berkumpul di alun-alun untuk menikmati Es Pleret yang sudah disiapkan di seluruh sisi kiri dan kanan Alun2 sebanyak 22.000 gelas es pleret dalam rangka pemecahan rekor muri.
Ga tanggung-tanggung lagi pengunjung yang datang begitu banyak memenuhi lapangan, mulai dari anak sekolah SMP, SMA, dan banyak juga yang mengajak keluarga.
Pembukaan acara dimulai jam 20.00, ga sesuai jadwal yg ada di brosur meskipun telat, puluhan ribu es pleret habis dlm waktu beberapa menit.
Biar ga bosan, disana juga disediakan panggung hiburan krn tidak ada penjaja makanan selain es pleret yg sdh disediakan.
Selain itu, Pemerintah jg menyiapkan mobil ambulance dan dua mobile toilet untuk berjaga2.
Pada bagian tengah lapangan sudah diberi pembatas setiap tempat duduk di rumput agar tidak berebut saat pengambilan es pleret, tapi tetap aja ga tertib dan mengambil jatah barisan sebelah.
Setelah persediaan hbs, pengunjung disuguhi dg peluncuran kembang api. Hanya sedikit, tp cukup menghibur krn hampir semua pengunjung yg berjalan pulang keluar pintu gerbang berhenti & menikmati kembang api.
Diluar Alun2, ada RTH yg dinamai taman pecut. Keistimewaan dr taman pecut yaitu saat malam hari, ada air mancur menari yg disoroti lampu warna-warni.