Hujan adalah anugerah Tuhan yang patut disyukuri, bukan dihujat dan marah ketika datangnya hujan. Dalam rintik dan derasnya hujan, begitu banyak hati yang gundah akan segala macam hal. Dilema hati untuk menikmati damainya suasana saat turun hujan, bertubrukan dengan kepentingan yang lebih logis yang berujung pada benci kepada hujan.
Padahal ketika kita mulai merasakan betapa besarnya kekuatan alam yang setiap saat bersinggungan dengan kita, maka akan luar biasa dampaknya, dan manusia pasti akan lebih bersyukur atas apa yang telah Tuhan ciptakan di bumi.
Hujan bisa berdampak baik dan buruk, sesuai dengan pemikiran yang kita sugestikan terhadap diri kita. Ada yang sangat membenci hujan, ada yang sangat mencintai hujan. Bahasan kali ini adalah mengenai sebuah istilah yang berkaitan dengan hujan, serta identifikasi dari istilah pluviophile.
Pluviophile?
Istilah yang jarang didengar oleh orang awam, atau bahakan mungkin tidak pernah mendengarnya. Dari berbagai referensi yang telah dihimpun, kami simpulkan bahwa pluviophile adalah penyakit kejiwaan dimana penderitanya merasa nyaman dengan turunnya hujan. Ketika semua orang berbondong-bondong meneduh karena hujan mulai turun, maka sebaliknya dengan
pluviophile. Ia akan mulai membasahi diri di tengah hujan,
namun anehnya penderita pluviophile merasa tenang
dan nyaman dengan keadaan tersebut.
Tanda bahwa seseorang termasuk pluviophile :
A. Mulai senang ketika melihat awan yang gelap dan menggumpal
Jika melihat keadaan seperti ini, tentu hujan akan segera turun. Dan di dalam hati seorang penderita pluviophile menyeruak rasa senang karena ia akan segera bertemu hujan.
B. Hati merasa damai ketika hujan turun
Saat orang lain mulai jengkel karena hujan akan turun, pluviophile justru sangat bahagia, dan akan terus menatap hujan jika keadaan tidak memungkinkan untuk bisa bermain hujan
C. Menikmati kegiatan luar ruangan saat hujan belum reda
Meneduh bukanlah pilihan yang tepat bagi penderita pluviophile, mereka justru selalu ingin merasakan rintik hujan mengercip di kulitnya.
D. Segala kenikmatan tentang hujan selalu memanggilmu
Tidak peduli dengan siapa dan kapan waktu untuk menilmati hujan, kamu tetap berada di bawah guyuran hujan, meski harus bermain hujan dengan anak-anak kecil sekalipun.
E. Tak harus basah, asal bisa memandang hujan
Bisa memegang percikan hujan memang sebuah kenikmatan tersendiri bagi penderita pluviophile, namun jika itu tidak memungkinkan akan dilakukan dengan cara lain asalkan bisa merasa dekat dengan rintiknya hujan dan mendengar suara percikkannya yang memantul.
So guys, are you a pluviophile? identified yourself :)
