Padahal dilihat dari fakta yang ada di lapangan, sudah banyak review tentang rokok yang berdampak buruk bagi kesehatan, bahkan tidak sedikit dari perokok aktif maupun pasif yang meninggal karenanya.
Menurut sejarahnya, rokok dijadikan obat oleh orang Indian Amerika pada zaman dahulu, namun ironisnya sekarang rokok menjadi musuh bagi semua orang. Banyak pesan peringatan yang tertera pada kemasan rokok dan produk tembakau lainnya.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tingkat kegiatan merokok meningkat enam kali lipat di Indonesia selama 40 tahin terakhir. Merokok membunuh sedikitnya 400.000 perokok aktif setiap tahun dan 25.000 prokok pasif.
Seiring berkembangnya pengetahuan dan teknologi nano, telah dilakukan riset mengenai modifikasi yang rokok dapat digunakan sebagai pengobatan dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Pengembangan inovasi ini dilakukan oleh Sutiman Bambang Sumitro M.Sc., D.Sc., Professor yang menggemparkan dunia kesehatan dengan mengatakan bahwa "Merokok itu baik untuk kesehatan".
Bagi kebanyakan orang yang belum tahu akan hal ini tentu tidak percaya, dan bertanya-tanya apakah ini serius? pasti langsung terbersit di pikiran, "kalau benar begitu lebih baik merokok setiap hari biar sehat," memang tidak salah kalau merokok dengan penemuan terbaru dari Guru Besar Universitas Brawijaya, Malang ini akan jadi lebih sehat.
![]() |
| Divine Filter |
Penemuan ini dinamakan Divine Cigarette, yaitu sebuah teknologi untuk menghilangkan radikal bebas dari asap rokok. Selain itu, memodifikasi makro molekul yang terkandung dalam asap rokok lewat sentuhan teknologi dengan ukuran lebih kecil.
![]() |
| Tetes Divine Cigarette |
Tentunya dengan melakukan hal ini efek negatif rokok bisa dikurangi.
Divine Cigarette sendiri biasa disebut dengan filter nano karena memanfaatkan teknologi nanoscience. Jadi filter nano ini prinsipnya adalah menghilangkan radikal bebas dari asap rokok. Selain itu, memodifikasi makro molekul yang terkandung dalam asap rokok lewat sentuhan teknologi dengan ukuran lebih kecil.
Penggunaan divine filter hanya dengan mengganti filter rokok yang asli dengan divine filter, langsung bisa dihisap, dan orang di sekitar tidak akan terganggu dengan asap rokok yang dihembuskan karena asapnya ringan dan tipis. Bahkan penggunaan di dalam ruang ber-AC tidak masalah.
Begitu pula dengan Tetes Divine Cigarette, memiliki efek yang sama. dengan penggunaan 3-5 tetes pada setiap batang rokok yang akan dihisap. Agar tidak lupa untuk memberi tetesan setiap kali akan merokok, tetesi setiap batang rokok pada kemasan lalu buka bagian yang diberi pelindung kertas bagian dalam agar tetesan tidak terserap oleh kertas pelindung.
Divine Cigarette ini sudah dibuktikan di laboratorium dan diuji coba ke manusia sakit dan sehat. Nafas nano divine tobako mampu untuk menyembuhkan penyakit-penyakit degenerative seperti stroke, kanker, dan lain sebagainya. Semoga inovasi ini bisa diketahui oleh khalayak luas dan para pecandu rokok tidak perlu khawatir akan timbulnya dampak berbahaya bagi tubuh.

